Pengertian Virus : Ciri, Struktur, Reproduksi, & Peranan

Ulasan lengkap mengenai apa pengertian virus, kemudian ciri ciri lengkapnya beserta dengan struktur bagian tubuh dan tahap reporoduksi dari virus itu sendiri sampai dengan peranan bagi kehidupan saat ini akan kami bahas tuntas dalam materi biologi kali ini. Biasanya ketika kalian mempelejari materi biologi di SMP akan menemukan sub materi yang membahas mengenai visrus ini baik dari manusia ataupun hewan. Nah sekarang kita mulai dari awal dulu ya supaya sahabat lebih mudah dalam belajar dan memahami materi ini dan tentu saja sering sekali keluar dalam ujian biologi baik UAS dan UAN.

Virus adalah sebuah mahluk hidup yang berupa parasit mikroskopik dimana akan menyerang dan menginfeks sel organisme tubuh biologis. Dimana dari cara dia bertahan hidup sendiri dikenal lebih jauh dengan sebutan inang. Namun kendati demikian dalam beberapa teori ada yang mengatakan virus tergolong pada mahluk dan bukan namun tentu saja sangat kuat sekali jika dilihar dari ciri cirinya bertahan hidup virus merupakan sebuah mahluk mikroskopik. Struktur tubuh virus berbeda dengan struktur tubuh makluk lainnya karena virus tidak memiliki sitoplasma dan organel yang berfungsi untuk metabolisme tubuh. Dari seluruh sistem genetika, virus adalah sistem paling sederhana jika dibandingkan dengan genetika lainnya.

Istilah virus berasal dari bahasa Yunani, yang berasal dari kata venom yang artinya racun. Yang pertama kali meneliti virus adalah Adolf Mayer pada tahun 1833 yang merupakan ilmuan asal Jerman, virus yang ditelitinya adalah virus penyakit mozaik yang menyerang tanaman tembakau.

CIRI-CIRI VIRUS

Selanjutnya kita mulai bahas deh mengenai apa saja ciri ciri virus ? Bagaimana model dan bentuknya, yuk simak ulasan singkay dibawah ini. Dimana sampai saat ini jika di total berapa banyak virus yanga da di bumi tentulah sangat banyak sekali ada milyaran mungkin dimana bersarang pada setiap mahluk hidup baik hewan dan manusia.

  1. Struktut tubuh virus di susun dari asam nukleat, DNA, atau RNA saja.
  2. Memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil sekali dimana dengan ukuran normal (sekitar 20-300nm)
  3. Untuk melihat virus hanya bisa digunakan dengan alat yakni miksroskop elektron.
  4. Bentuk tubuh menyerupai huruf T Kapital, kemudian ada juga yang bulat, oval, ataupun batang, tergantung dari jenis virus tersebut.
  5. Virus tergolong benda mati dikarenakan dapat diisolasi dan dikristalkan
  6. Sisitem reproduksi virus dengan cara membelah sel atau memperbanyak diri
  7. Perkembang biakan virus dengan cara daur Litik dan daur Lisogenik.

STRUKTUR TUBUH VIRUS

Ok sekarang sahabat bisa melihat salah satu contoh dari gambar virus lengkap dengan struktur anggota tubuhnya dimana akan kami jelaskan dibawah ini.

3 Struktur utama virus

1. Kepala

Kepala virus berisi materi genetik DNA atau RNA, dan diselubungi pelindung protein yang disebut kapsid. Kapsid ini hanya tersusun oleh satu unit protein yang disebut kapsomer.

2. Isi Tubuh

Isi tubuh virus sering kali disebut virion. Virion adalah bahan genetik salah satu tipe asam nukleat yang berupa DNA atau RNA. Tipe asam nukleat ini berpengaruh terhadap bentuk tubuh yang dimiliki virus. Virus yang memiliki asam nukleat RNA biasanya memiliki bentuk yang menyerupai kubus, polihedral, ataupun bulat, seperti pada virus-virus yang menyebabkan penyakit polymyelitis, virus radang mulut dan kuku, dan juga virus influenza.

3. Serabut

Serabut ekor adalah struktur tubuh virus berbentuk seperti jarum yang berfungsi untuk menempelkan tubuh virus pada sel inangnya. Serabut ekor melekat pada kepala kapsid. Untuk virus yang menginfeksi sel eukariotik biasanya tidak memiliki ekor.

3 Struktur tambahan virus

1. Kapsid

Kapsid adalah lapisan pelindung asam nukleat yang membungkus DNA atau RNA pada tubuh virus. Kapsid terdiri atas rangkaian-rangkaian kapsomer. Bentuk kapsid berbeda-beda tergantung dari tipe virus tersebut. Kapsid ini berfungsi untuk memberi bentuk pada tubuh virus dan melindungi virus dari kondisi yang merugikan virus.

2. Kapsomer

Kapsomer adalah bagian tubuh virus yang berada dalam kapsid yang didalamnya sedikit mengandung protein yang saling terangkai hingga membentuk kapsid.

3. Sel Pembungkus

Sel pembungkus adalah bagian pelindung tubuh virus yang didalamnya tersusun lipoprotein berupa membran plasma yang berfungsi melapisi DNA atau RNA.

REPRODUKSI VIRUS

Reproduksi atau perkembangbiakan virus dibedakan menjadi 2 macam daur hidup virus, yaitu daur Litik dan daur Lisogenik

Seperti makhluk hidup lainnya, virus juga dapat bereproduksi untuk memperbanyak dirinya, hanya saja virus harus harus melakukan reproduksi tersebut didalam sel hidup, karena jika tidak maka virus tidak akan bisa memperbanyak dirinya. Perkembangbiakan virus memiliki 2 macam, yaitu daur Litik dan daur Lisogenik.

Berikut adalah penjelasan proses perkembangbiakan atau reproduksi virus daru Litik dan daur Lisogenik.

1. DAUR LITIK

Berikut tahapan-tahapan atau fase dari daur Litik.

Fase adsorpsi (fase penempelan)

Fase adsorpsi adalah fase menempelnya virus pada sel inang.

Fase injeksi (Memasukkan asam inti)

Fase injeksi adalah fase dimana virus memasukkan asam nukleat yang berupa DNA atau RNA kedalam tubuh sel setalh terbentuknya lubang pada sel yang dilakukan dengan cara mengeluarkan enzim lisoenzim (enzim penghancur).

Fase sintesis (pembentukan) atau eklifase

Fase sintesis adalah fase dimana DNA atau RNA mempengaruhi sel bakteri dan mereplika bagian tubuh virus sehingga dapat terbentuk bagian-bagian dari tubuh virus.

Fase asemblin (perakitan)

Fase asemblin adalah proses perakitan dari bagian-bagian tubuh yang terbentuk dari proses sintesis hingga menjadi virus yang sempurna

Fase litik (pemecahan sel inang)

Fase litik adalah tahap pemecahan sel inang yang dilakukan virus hingga muncul virus-virus baru yang kembali mecncari sel inang untuk memperbanyak dirinya.

2. DAUR LISOGENIK

Selain daur Litik, virus mempunyai cara lain untuk berkembang biak, yaitu dengan daur Lisogenik. Berikut adalah penjelasan tahap-tahap dari fase yang ada dalam daur Lisogenik.

Fase adsorpsi (fase penempelan)

Fase adsorpsi adalah fase dimana virus akan menempel pada sel inang.

Fase injeksi (Memasukkan asam inti)

Fase injeksi adalah fase dimana virus akan memasukkan asam inti nukleat yang berupa DNA atau RNA kedalam tubuh sel.

Fase penggabungan

Fase penggabungan adalah fase penggabungan antara DNA virus dengan DNA sel inang dengan cara memutus DNA sel inang, lalu virus menyusupkan DNA nya kedalam sel inang.

Fase pembelahan

Virus akan menjadi tidak aktif atau yang disebut profag setelah menyisipkan DNA ke sel inang. Lalu DNA sel inang yang tersisipi DNA virus tersebut akan melakukan pembelahan sel setelah mereplikanya.

Fase sintesis (pembentukan) atau eklifase

Fase sintesis adalah fase pembentukan bagian-bagian virus setelah virus berhasil mempengaruhi DNA inangnya.

Fase perakitan

Fase perakitan adalah tahap dimana bagian-bagian virus yang telah terbentuk pada fase perakitan dirakit menjadi satu virus yang sempurna.

Fase litik

setelah virus baru yang terbentuk sel inang lisis dan virus akan keluar dari sel inang. Virus yang keluar dari sel inang akan mencari inang baru.

Fase litik adalah fase dimana virus yang telah terbentuk menjadi virus sempurna keluar dari sel inang dan keluar mencari inang baru untuk kembali bereproduksi.

PERANAN VIRUS

Peranan virus dalam kehidupan sehari-hari sangat banyak sekali, mulai dari bermanfaat bagi manusia hingga merugikan manusia. Manfaat virus yang menguntungkan diantaranya adalah virus yang dapat melemahkan bakteri jahar, memproduksi vaksin, dan juga membuat antioksidan. Sementar peranan virus yang merugikan biasanya adalah virus yang dapat menyebabkan penyakit.

Berikut adalah macam-macam virus yang menyebabkan berbagai penyakit, baik pada manusia, hewan, ataupun tumbuhan.

VIRUS YANG MENYEBABKAN PENYAKIT PADA MANUSIA

Berikut adalah 4 jenis virus yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia.

Orthomyxovirus (Virus RNA)

Orthomyxovirus (Virus RNA) adalah virus yang menyebabkan penyakit influenza (flu).

Paramyxovirus

Paramyxovirus adalah virus yang penyebab penyakit campak.

Herpesvirus varicella

Herpesvirus varicella adalah virus yang penyebab cacar air.

HIV (Human Imunodeficiency Virus)

HIV adalah virus AIDS AIDS (Acquired Imunodeficiency Syndrome) yang menyerang sistem kekebalan tubuh.

VIRUS YANG MENYEBABKAN PENYAKIT PADA HEWAN

Rabdovirus

Rabdovirus adalah virus yang menyebabkan penyakit rabies pada hewan peliharaan (kucing, anjing, dan monyet)

Paramyxovirus

Paramyxovirus adalah virus penyebab penyakit NCD (New Castle Disease) yang dikenal dengan tetelo.

Virus H5N1

Virus H5N1 adalah virus yang menyebabkan penyakit flu burung pada unggas.

VIRUS YANG MENYEBABKAN PENYAKIT PADA TUMBUHAN

Virus Mozaik atau TMV (Tobacco Mosaic Virus)

Virus TMV adalah virus penyebab penyakit bercak kuning pada daun tanaman tembakau.

CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration)

CVPD adalah virus yang menyebabkan penyakit pada pembuluh tipis pada tanaman jeruk.

Virus Tungro

Virus tungro adalah virus yang menyebabkan tanaman padi tumbuh kerdil

/* */