10 Cara Menghitung Persen, Diskon Bunga Paling Mudah Cepat

Cara paling mudah dan cepat dalam menghitung persen baik secara manual ataupun menggunakan kalkulator sampai dengan dalam dunia kerja ketika kamu menggunakan exel misalkan kali ini kami hadrikan kepada sahabat di rumah. Dimana persen biasanya berlaku dalam banyak hal seperti menghitung bunga persen pinjaman di bank, bunga kredit sampai dengan ketika kamu belanja di sebuah minimarket biasanya akan ada kalimat diskon 30% dengan harga yang tercantum jelas disana. Dalam masalah ini sebenarnya jika kamu malu bertanya langsung maka bisa menghitungnya di dalam hati dan dengan mudah serta cepat.

Perhitungan persen sendiri memang menjadi sebuah tolak ukur dalam mendapatkan hasil nilai mutlak dari sebuah harga, kemudian banyak juga seperti dalam dunia pendidikan persentase nilai, jual beli dan yang lainya. Secara umum memang sama saja karena menggunakan rumus yang sama. Nah kali ini kami bahas deh satu persatu kepada sahabat semua dalam sub tema dibawah ini dimana bisa kalian pelajari dengan mudah dan cepat kita mulai dari urutan pertama mengenai persen secara umum.

Cara menghitung persen

Nah secara internasional kalian tentu saja membutuhkan sebuah rumus sederhana dimana dalam perhitungan persen sendiri menggunakan rumus yakni :

Persentase (%) = (bagian/seluruh) x 100

Nah dari rumus diatas tentu saja kamu sudah bisa menghitungnya dengan mudah. Misalkan kamu berhasil menjual sebuah sepeda dengan harga 500.000 dan teman mu akan memberikan kamu bonus sebesar 20% maka tinggal dikalikan saja tentu saja dimana akan ketemu jawabanya adalah kami akan mendapatkan upah sebesar Rp. 100.000. Ok dibawah ini beberapa soal yang bisa kamu jawab yang akan kami hadirkan sebagai latihan saja jika memang belum faham.

1. Contoh Soal Menghitung Persen

Sebuah baskom berisi 500 ml air, kemudian di tambah dengan 50 ml air. Berapa total persen kenaikan volume air ?

Pembahasan

Maka persen kenaikan volume air adalah
(50 ml/500 ml) x 100 = 10%

2. Contoh Soal Menghitung Persen

Sepatu converse dijual dengan harga Rp. 300.000 lalu baju itu ada diskon 10%, bagaimana mencari 10% dari 300.000, dan berapa harga sebetulnya dari baju itu ?

Cara I

Nilai persen = [Nilai Persen] x [100] x [Nilai Pecahan]

10 : 100 × 300.000 = 0.1 x 300.000 = 30.000

Cara II

Nilai persen = [Nilai Persen] x [Nilai Pecahan] : [100]

10 × 300.000/100 = 30.000
Maka harga sepatu = 300.000 – 30.000 = 270,000

3. Contoh Soal Menghitung Persen

Budi meminjam uang di bank sebanyak 20,000,000 dengan angsuran perbulan 2,730,000 per tiap bulan selama 27 kali, berapakah  persen angsuran tiap bulannya?

Jawab

Pinjaman 20.000.000
Angsuran 2.000.000/bln x 27= 54.000.000
% = 54.000.000/20.000.000 x 100
% = 27

Cara Menghitung Bunga Bank

Ok sahabat buat kamu yang mau minjem duit di bank dibawah ini kami bahas bagaimana cara menghitung bunganya dengan mudah dimana bunga bank memang terkadang berubah ubah tentu saja selama kamu melakukan proses pelunasan dan baiknya memang ditanyakan bunga bergeraknya kepada CS bank tersebut namun secara umum dibawah ini kami berikan simulasinya.

Contoh

  • 1% = 1:100
  • 10% = 10:100
  • 50% = 50:100

Sebagai contoh, kamu masih kredit uang di bank dengan jumlah Rp 10.000.000,- selama 1 tahun dengan bunga 2% tiap bulannya. Jadi jumlah total bunga bank tersebut ialah ….

Bunga Bank = Rp 10.000.000 x 3%

Bunga Bank = Rp 10.000.000 x 2/100

Bunga Bank = Rp 20.000.000 / 100

Bunga Bank = Rp 200.000 (per bulan)

Apabila diakumulasikan totalnya dalam 12 bulan, jadi hanya dikalikan 12 bulan. Rp 200.000 x 12 bulan = Rp 2.400.000,-

Sekarang kita balik, kalau pinjaman kamu di bank sejumlah Rp 10.000.000 lalu bunganya masing masing bulan ialah Rp 75.000. Berapa persentasekah bunga tersebut ?

Jawab

Rp 750.000 / 10.000.000 = 0,075

Untuk mendapatkan nilai %, angka desimal dikalikan dengan 100. Maka hasilnya adalah 7,5%

Cara Menghitung Bunga Bank Kredit Mobil atau Motor

Nah ini nih buat kalian yang mau inden motor di deler tentu saja sekarang sangatlah mudah. Karena banyak sekali delaer yang berani memberikan kredit motor ini tanpa Down Payment alias tanpa DP serupiahpun dengan catatan mereka memang sudah paham dengan kondisi keuangan kamu apalagi kami seorang PNS maka hari selasa datang ke deler maka bisa jadi hari rabu motor atau mobil sudah parkir di depan rumah kamu.

Namun tentu saja meskipun demikian kalian juga harus tahu dong bagaimana sih sekema dalam perhitungan bunga ini dalam acara kredit motor dan mobil. Nah dibawah ini.

Cara Menghitung Bunga Bank Kredit Mobil atau Motor

Cara Menghitung Bunga Bank Kredit Mobil atau Motor

Diatas adalah salah satu contoh jika kamu mau kredit mobil Brio baru dengan harga 123 juta maka jika kamu ambil satu tahun maka kamu harus membayar DP minimal Rp.40,690,000 dengan rincian cicilan perbulanya Rp.8,440,000 kemudian dikolom sebelanya dengan rentan 2 tahun sampai dengan 4 tahun. Tentu saja angusaran bulanan kamu bisa kurang jika DP nya di tambah dan begitu setrusnya bisanya kamu tanya saja langsung ke salesnya maka akan dijawab dengan lengkap.

Contoh Kasus

Anda akan membeli sebuah mobil baru dengan harga Rp 400.000.000,- dengan cara kredit selama 3 tahun melalui salah satu leasing. Lalu berapakah jumlah minimal uang muka (down payment) yang harus disiapkan dan berapa jumlah angsuran setiap bulan yang harus dibayarkan nantinya?

Cara menentukan besarnya DP, angsuran per bulan dan jumlah total yang harus dibayar pertama kali termasuk asuransinya:

  • Tarif uang muka (down payment) biasanya jumlah minimalnya akan ditentukan oleh pihak leasing, misalkan 20% dari harga mobil. (DP= 20% x Harga Mobil Baru)
  • Kemudian untuk menghitung Pokok Kredit (PK)-nya yaitu dengan cara mengurangi harga mobil dengan jumlah uang muka yang akan dibayar. (PK = Harga Mobil Baru – DP)
  • Lalu untuk menentukan jumlah bunga yang harus dibayar (JB) adalah dengan mengalikan Pokok Kredit (PK) tadi terhadap tarif bunga (tb)-nya, dimana tarif bunga tersebut terlebih dahulu dikalikan dengan jangka waktu (jw) kredit dalam tahun dibagi 100. (JB = PK x (tb x jw/100))
  • Setelah mendapatkan jumlah bunga yang harus dibayar secara keseluruhan kemudian untuk mendapatkan jumlah Angsuran Per Bulan (APB)-nya, yaitu dengan menambahkan Pokok Kredit (PK) dan Jumlah Bunga (JB) yang harus dibayar lalu dibagi dengan jangka waktu kredit (jw) yang dihitung dalam bulan. (APB = (PK + JB) / jw (bulan)

Maka Jawaban contoh soal diatas berarti seperti ini :

DP 20% x Rp 400.000.000,- = Rp 80.000.000,-

Pokok Kredit (PK) Rp 400.000.000 – Rp 80.000.000 = Rp 320.000.000,-

Jumlah Bunga yang harus dibayar Rp 320.000.000 x (8×3)/100 = Rp 76.800.000,-

Angsuran Per Bulan (Rp 320.000.000 + Rp 76.800.000) / 36 bulan = Rp 11.022.400,-

Biaya Asuransi 9,5% x Rp 400.000.000 = Rp 38.000.000,-

Biaya Administrasi = Rp 550.000,-

Maka total dana yang harus anda siapkan untuk pembayaran pertama adalah: DP+ Angsuran Bulan Pertama + Biaya Asuransi + Biaya Administrasi Leasing Rp 80.000.000 + 11.022.400 + 38.000.000 + 550.000 = Rp 129.572.400,-

Harga Diskon = Harga Awal x Persentase Diskon

Ok guys buat kamu yang suka belanja di mall maka tentu saja biar tidak keliatan begok banget dan bertanya tanya jika malu mungkin maka bisa deh membaca ulasan ini. Misalkan neh kamu mau membeli gaun pesta dengan harga 600 ribu tertera disana juga ada diskon potongan harga sebesar 20% lalu kamu mikir berapa ya harga aslinya setelah diskon dibawah ini penjelasanya.

Harga diskon = harga mula-mula x persentase diskon

Harga diskon = Rp 600.000 x 20%

Harga diskon = Rp 600.000 x 20/100

Harga diskon = Rp 120.000,-

Ok sekarang kamu sudah mendapatkan berapa angka potonganya dan dikurangin saja deh dengan harga aslinya maka akan di dapatkan harga sebenarnya setelah diskon menjadi

Harga akhir = harga awal – harga diskon

Harga akhir = Rp 600.000 – Rp 120.000

Harga akhir = Rp 480.000,-

Maka harga yang mesti kamu bayar untuk mendapatkan gaun pesta idaman kamu sebesar adalah Rp 480.000,-

Contoh Soal Menghitung Diskon

Contoh Soal 1

Santoso mau membeli tas baru dimana harganya Rp 130.000 nah pas akhir tahun nih lagi banyak banget diskon di mall maka tas yang akan di beli budi memiliki diskon sebesar 40%. Kira kira budi mengeluarkan duit berapa buat membayar tas idamanya berikut dibawah ini jawabanya.

Penyelesaian

Diketahui :

Harga Asli Tas = Rp. 130.000
Harga diskon = harga mula-mula x persentase diskon
Harga diskon = Rp. 130.000 x 40%
Harga diskon = Rp. 130.000 x 40/100
Harga diskon = Rp. 52.000

Ditanyakan:
Harga akhir = … ?
Harga akhir = harga mula– harga diskon
Harga akhir = Rp. 130.000 – Rp. 52.000
Harga akhir = Rp. 78.000

Maka total biaya yang mesti dibayar Santoso agar bisa membeli tas itu sebesar Rp. 78.000

Cara menghitung persen di kalkulator

Seorang anak memiliki 200 butir kelereng. Lalu 50 kelereng ia berikan ke pada temannya. Berapa persenkah 50 kelereng itu?

Jawab:

  • Masukkan angka 50 lalu tekan tombol bagi ()
  • Ketik angka 100
  • Tekan tombol kali (x)
  • Masukkan angka 100
  • Lalu tekan tombol sama dengan (=)

Maka hasilnya adalah 50 %

Menghitung Diskon Persen di Kalkulator

Nilai Diskon = Nilai Persen x Nilai Pecahan (Harga Sebelum Diskon)

Ada kaos yang dijual dengan harga Rp 200.000. Baju itu memperoleh diskon 20%. Berapa harga baju setelah mendapat diskon? Caranya adalah : masukkan angka 20 lalu tekan tombol persen (%). Maka akan muncul angka 0,2 yang merupakan bentuk desimal dari 20%. Setelah itu tekan tombol kali dan diikuti 100000. Maka hasilnya sama saja dengan hasil di atas.

Cara menghitung persen di excel

Rumus dasar persentase dalam ilmu matematika;

Cara Mencari Persentase Di ExcelContoh Kasus
Pak Dono membeli apel dari petani seharga Rp 100.000 per kg. Lalu, Pak Tukul menjual apel tersebut seharga Rp 120.000 per kg. Berapa persen profit pak Tukul?Penyelesaian :

  • Profit = Rp 100.000 – Rp 120.000 = Rp 20.000
  • Persentase keuntungan (%) = 20.000/100.000 x 100% = 20% Apabila kalkulasi tersebut dilakukan dengan menggunakan format excel,

Terdapat 4 kolom tabel yaitu A2=Beli, B2=Jual, C2=Profit, D2=Persentase, Untuk mengkalkulasikan persentase posisikan kursor di kolom D2, lalu letakkan rumus =(C2/A2) lalu Tekan Enter.

Cara menghitung persentase kehadiran

Sedangkan untuk persentase kehadiran ini biasanya akan digunakan untuk menghitung persentase kehadiran dengan manual bagi karyawan, kehadiran siswa, mahasiswa, dan pegawai dibawah ini contohnya.

Cara Menghitung Nilai dan Absensi

Nilai = Jumlah benar X 100
Jumlah soal

Contoh :

  1. Jumlah soal adalah 50.

Jumlah jawaban benar adalah 30.

Nilai = 30 X 100 = 0,6 x 100 = 60.
50

Jadi nilai siswa adalah 60 (frekuensi nilai 0 – 100).

  1. Jumlah soal adalah 50.

Jumlah jawaban benar adalah 30.

Nilai = 30 X 10 = 0,6 x 10= 6.
50

Jadi nilai siswa adalah 6 (frekuensi nilai 0 – 10).

CARA MENGHITUNG PERSENTASE ABSENSI

S = Jumlah ketidakhadiran (S) seluruh siswa X 100 %
Jumlah siswa x Jumlah hari efektif
I = Jumlah ketidakhadiran (I) seluruh siswa X 100 %
Jumlah siswa x Jumlah hari efektif
A = Jumlah ketidakhadiran (A) seluruhsiswa X 100 %
Jumlah siswa x Jumlah hari efektif

Contoh :

Jumlah siswa kelas 6 adalah 20 orang.

Jumlah hari efektif pada bulan Januari adalah 22 hari.

Rekap absensi seluruh siswa kelas 6 pada bulan Januari adalah sbb :

S = 3 hari

I  = 4 hari

A = 7 hari

S =      3 X 100 % = 0,682 %
20 x 22
I =      4 X 100 % = 0,909 %
20 x 22
A=      7 X 100 % = 1,591 %
20 x 22

Jumlah = 3,182 %.

Sampai disini dulu ulasan hari ini yang bisa kami sajikan kepada sahabat semua mengenai cara menghitung persen, cara menghitung diskon terlengkap dengan soal serta bagaimana menyelesaikanya dengan mudah dan cepat semoga bermanfaat.

/* */