Perbedaan UN dan UASBN Lengkap Penejelasanya

Pada awal penetapan kebijakan UN dan UASBN pertama kali yang di lakukan oleh menteri pendidikan dibawah pimpinan Muhajir efendy menuai banyak kebingungan khususnya di kalangan pendidik. Makna UN dan USBN yang berbeda memang memberikan perubahan yang mendasar dalam pemberlakukan Ujian nasional terbaru di tahun kemarin.
Penggantian UN menjadi ujian sekolah berstandar nasional dan pada akhrinya banyak menimbulkan banyak dukungan dan penolakaan dikalangan guru di Indonesia. Salah satu problemnya adalah masalah kesuksesan yang di ukur dengan keefektifan penerapan UASBN tersbut. Nah dibawah ini beberapa hal mendasar yang harus anda ketahui mengenai perbedaan UN dan UASBN :
1. Ruang lingkup
Perbedaan pertama UN dan UASBN adalah ruang lingkup pelaksanaannya, jika UN dilaksanakan secara nasional (sentralisasi) maka UASBN berlaku sesuai dengan ketetapan daerah masing-masing (desentralisasi) namun tetap berpatokan pada standar ujian nasional.
 
2. Jumlah Mata Pelajaran
Dalam UN hanya terdapat beberapa mata pelajaran tertentu yang dimasukkan dalam daftar mata pelajaran ujian nasional maka pada UASBN semua mata pelajaran masuk dalam daftar mata pelajaran untuk ujian UASBN (mata pelajaran lokal belum dipastikan masuk dalam UASBN)
 
3. Jenis soal
Jika pada UN (ujian nasional)  jenis soal yang digunakan adalah pilihan ganda maka pada UASBN(ujian sekolah berstandar nasional) selain terdapat pilihan ganda juga terdapat esai namun komposisi soalnya belum pasti berapa.
 
4. Tingkat kesukaran
Diperkirakan tingkat kesukaran soal antara suatu daerah dengan daerah lain berbeda namun tetap tidak boleh berada di bawah standar nasional. hal ini terjadi karena tingkat kemampuan peserta didik di suatu daerah dengan daerah lain berbeda contohnya saja anatara jakarta dan merauke.
 
5. Pengelolaan
Jika selama ini soal UN dikelola oleh pemerintah pusat maka pada USBN pemerintah daerah diberi mandat untuk mengelola ujian namun tetap dalam koordinasi pemerintah pusat.
Catatan tambahan
1. Mendikbud: Ujian Nasional (UN) tetap dilaksanakan, ujian sekolah ditingkatkan mutunya menjadi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN)
2. USBN diberlakukan untuk beberapa mata pelajaran
3. Mendikbud: Pembuatan soal USBN akan dilimpahkan ke asosiasi guru/Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dgn 25% standar soal dari pusat
4. Mendikbud: USBN secara bertahap akan ditingkatkan hingga mencangkup seluruh mata pelajaran
5. Mendikbud: Marilah kita mengelola pendidikan ini dengan JUJUR.
Sekian yang bisa kami berikan informasi mengenai Perbedaan UN dan UASBN yang kabarnya akan segera di realisasikan tahun ini. Intinya semoga saja pendidikan di Indonesia semakin maju dan berkualitas.
/* */