10 Fungsi Pancasila Sebagai Dasar Negara Indonesia

Fungsi Pancasila Sebagai Dasar Negara Indonesia berkaitan juga dengan  Contoh Pancasila Sebagai Ideologi Dalam berbagai bidang kehidupan mulai dari : Bidang Politik, Ekonomi, Hukum, Kebudayaan, Pertahanan dan Keamanan. Ok kali ini kami akan sedikit mengupas mengenai apa sih fungsi dari salah satu pilar atau dasar negara indonesia yang di resmikan oleh para founding father bangasa ini sejak awal kemerdekaan yang berkaitan erat dengan Fungsi Pancasila Sebagai Dasar Negara

Dalam setiap sila sampai dengan yang ke lima memiliki arti yang mendalam dimana salah satunya adalah pada sila ke 3 yang berbunyi persatuan Indonesia, yang memiliki makna adalah Pancasila sangat menekankan dan menjunjung tinggi persatuan bangsa. Hal ini berarti, bahwa Pancasila juga menjadi alat pemersatu bangsa. Disebutnya sila Persatuan Indonesia sekaligus juga menunjukkan, bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang mejemuk yang berbeda beda baik suku, agama dan golongan dan harus saling menghargai satu dengan yang lainya.

Jika di telaah satu persatu memang bisa disimpulkan dari sila pertama yakni ketuhanan yang maha esa, jika bangsa indonesia bukan bangsa ateis, atau monotise dimana semua masyrakat mengaku adanya Satu Tuhan baik agama islam, hindu, budha dan kristen.

Kemudian sila ke dua kemanusiaan yang adil dan beradab, dimana akan memberikan nilai saling menghormati satu dengan yang lainya. Menjunjung tinggi Hak asasi manusia, selain itu adil dimata hukum dan tidak memandang golongan semua orang sama di mata hukum. Sila ke tiga sudah kami bahas diatas kemudia yang ke empat memiliki makna adalah proses kepemimpinan di Indonesia ini di pegang oleh dua jenis yakni eksekutif dan legilatif dimana ini juga masuk dalam dasar negara indonesia.

Dan yang terkahir tidak kalah penting adalah persatuan indonesia dari sabang sampai marauke, memiliki rasa persatuan dan tumpah darah satu Indonesia yang akan senantiasa menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air kita.

Fungsi Pancasila Sebagai Dasar Negara

Loading...
  1. Pancasila sebagai dasar negara. Dasar negara merupakan asas atau fandamen yang menjadi pijakan dan mampu memberikan kekuatan kepada berdirinya sebuah negara.
  2. Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia. Ideoligi berasal dari kata “Idea” yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, cita – cita dan logos yang berarti ilmu. Jadi, Ideologi dapat diartikan adalah Ilmu pengertian – pengertian dasar.
  3. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia yaitu yang dijadikan pedoman hidup bangsa Indonesia dalam mencapai kesejahteraan lahir dan batin dalam masyarakat yang heterogen (beraneka ragam).
  4. Pancasila sebagai Jiwa Bangsa Indonesia. Menurut Von Savigny bahwa setiap bangsa punya jiwanya masing-masing yang disebut Volkgeist, artinya Jiwa Rakyat atau Jiwa Bangsa.
  5. Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia, artinya Pancasila lahir bersama dengan lahirnya bangsa Indonesia dan merupakan ciri khas bangsa Indonesia dalam sikap mental maupun tingkah lakunya sehingga dapat membedakan dengan bangsa lain.
  6. Pancasila sebagai Perjanjian Luhur artinya Pancasila telah disepakati secara nasional sebagai dasar negara tanggal 18 Agustus 1945 melalui sidang PPKI (Panitia Persiapan kemerdekaan Indonesia).
  7. Pancasila sebagai Sumber dari segala sumber tertib hukum artinya; bahwa segala peraturan perundang- undangan yang berlaku di Indonesia harus bersumberkan Pancasila atau tidak bertentangan dengan Pancasila.
  8. Pancasila sebagai Cita-cita dan tujuan yang akan dicapai bangsa Indonesia, yaitu masyarakat adil dan makmur yang merata materiil dan spiritual yang berdasarkan Pancasila.
  9. Pancasila sebagai Falsafah Hidup yang Mempersatukan Bangsa Indonesia
  10. Pancasila sebagai pandangna hidup Pandangan hidup adalah suatu wawasan menyeluruh terhadap kehidupan yang terdiri dari kesatuan rangkaian nilai-nilai luhur.

Sekian yang bisa kami sajikan seputar Fungsi Pancasila Sebagai Dasar Negara Indonesia dimana bukan hanya di hafal namun di amalkan juga dalam kehidupan sehari hari sehingga timbul sebuah keselarasan dan rukun dalam lintas agama, bahasa, dan golongan dan tetap bersatu dalam bihneka tunggal ika.